Jumat, 18 Mei 2012

TERUS BERLARI


INSPIRASI KUMBAYA
Disampaikan pada : SENIN, 21 MEI 2012
DANIEL C. SAPUTRA

TERUS BERLARI

Sobat… Tidak ada yang mudah di dalam hidup ini…
Untuk segala sesuatu dibutuhkan pengorbanan… Perjuangan, dan sikap mental yang positif…

Harus kita akui, bahwa di dalam hidup selalu ada masalah yang siap merintangi setiap jalan kita… Selalu ada tantangan yang harus kita hadapi…

Manusia hidup bukanlah diciptakan sebagai pecundang… Tetapi kita hidup untuk menjadi pemenang di dalam kehidupan ini…!!!
Tetapi seringkali didalam perjalanan kehidupan, tatkala rintangan mencoba untuk menghadang langkah kita, seakan kita tak memiliki daya untuk menghadapi dan menyerah merupakan kata yang sering kita lakukan…

Sobat, hidup adalah pilihan, termasuk di dalam “pertandingan” kehidupan ini. Apa yang akan dan yang pernah kita pilih tatkala kita menghadapi tantangan…???

Sebuah kisah untuk kita renungkan…

Sobat… Hari sudah gelap dimana sebagian lampu-lampu di stadion telah dipadamkan…
Pertandingan lari marathon memang sudah lama berakhir. Tiga peraih medali, emas, perak dan perunggu sudah berganti baju… Pesta di antara mereka sudah berlangsung…
Di lapangan, meski masih tersisa beberapa pertandingan atletik, namun penonton sudah tidak sebanyak siang sebelumnya.

Sobat… Setelah lewat satu jam setelah lomba usai, tiba-tiba penonton dikejutkan pengumuman oleh panitia dari pengeras suara bahwa pertandingan ternyata belum usai, Masih ada satu pelari lagi yang akan memasuki stadion…
Sobat… Gemuruh tepuk tangan pun membahana di stadion saat seorang pelari mulai memasuki stadion. Para penonton berdiri dan memberikan standing ovation pada pelari bernomor 36 itu.
Langkah sang pelari tak mulus lagi. Bahkan langkahnya sempat terhenti saat memasuki pintu stadion…

Sobat… Sejenak dia tampak meringis menahan sakit, tapi tekadnya sungguh mengalahkan segalanya. Dengan kaki terbebat perban, dengan langkah yang tak sempurna, dia menuju garis finish pada lintasan lari tersebut. Beberapa menit kemudian, dia pun menyempurnakan tugasnya. Dia menjadi pelari terakhir yang sanggup menyelesaikan jarak 42 kilometer.

Pelari asal Tanzania itu menjadi pelari ke 57. Sebelas lainnya memilih menyerah dan ogah menuntaskan pertandingan. Walau menjadi pelari paling buncit, toh sejarah mencatatnya sebagai pelari berhati baja, kukuh bagai karang dalam mengemban sebuah tugas. Tak aneh bila gelar “a King without crown” atau “Raja Tanpa Mahkota” disematkan padanya…

Sobat… Itulah sekelumit peristiwa yang terjadi di Mexico City, 42 tahun silam. Saat itu, Meksiko menjadi tuan rumah Olimpiade yang ke 19.
Adalah John Stephen Akhwari, pria kelahiran pada 1938 di Mbulu, Tanganyika, Tanzania, membuat catatan penting yang akan dikenang sepanjang masa.
Sobat… Saat bendera dikibarkan, saat lomba baru dimulai beberapa saat, Akhwari telah terhadang cedera. Pria berkulit legam itu terjatuh, yang menyebabkan ia terluka parah. Akhwari mengalami lepas engsel pada sendi lututnya…

Sakit…? Jangan ditanya. Rasa nyeri bersarang dilututnya. Akibat lukanya, Akhwari mengalami demam hebat. Pihak panitia pun menyarankan agar ia mengundurkan diri dari lomba. Tapi Akhwari malah memutuskan untuk terus berlari dan melanjutkan perlombaan. Sambil mengatasi rasa nyerinya, Akhwari terus berlari hingga mencapai finish.

Sobat… Setelah usai, Akhwari ditanya oleh wartawan mengapa ia terus berlari. Akhwari menjawab sederhana, “Negaraku tidak mengirim aku sejauh 5000 mil ke Mexico City untuk memulai perlombaan. Mereka mengirim aku untuk menyelesaikannya.”
Akhwari tak ingin mengecewakan negara dan seluruh rakyat Tanzania. Karena Akhwari berangkat mengikuti Olimpiade tersebut menggunakan uang yang berasal dari rakyat Tanzania…
Negaranya tidak mengirimkannya untuk hanya memulai lomba, tapi juga untuk mengakhirinya. Ribuan dollar uang rakyat harus disisihkan untuk memberangkatkan seorang atlet ke Olimpiade.

Sobat… Tak pelak, Akhwari memberikan inspirasi bagi banyak orang. Bukan karena ia meraih emas. Tapi karena dedikasinya menyelesaikan lomba walau dalam keadaan luka parah.
Dedikasi Akhwari, membuat namanya digunakan oleh ’John Stephen Akhwari Athletic Foundation’, sebuah organisasi yang mendukung pelatihan atlet Tanzania untuk Olimpiade. Akhwari juga diundang untuk Olimpiade tahun 2000 di Sydney, Australia. Dan kemudian juga muncul di Beijing sebagai duta dalam persiapan untuk Summer Olympics 2008.

Sobat… Kisah Akhwari tak bisa dilakukan banyak orang. Bisa jadi hanya dialah sendiri yang mampu melakukannya. Namun bagi kita, perjuangan Akhwari tetap menjadi istimewa. Dia tidak hanya menanamkan mimpi di kepalanya untuk menjadi terbaik, tapi juga mencapainya dengan semaksimal mungkin.

Sobat… Hambatan yang ada hanyalah riak kecil yang harus dihadapi dan ditaklukkan. Sejatinya hambatan yang ada di depan mata bukanlah rintangan, melainkan tantangan. Bagaimana kita bisa menaklukkannya adalah tergantung pada niat dan keinginan yang kita miliki. Akhwari dengan tekad yang kuat, dan keteguhannya mengemban amanat adalah sebuah dorongan yang teramat dahsyat untuk menaklukkan semua masalah. Teruslah berlari menggapai mimpi-mimpimu.

Tetap Semangat… Tetap Berpengharapan… Senantiasa Bersyukur…
Daniel C. Saputra

Selasa, 15 Mei 2012

KISAH INSPIRASI : ARLOJI & SERBUK KAYU


INSPIRASI KUMBAYA
Disampaikan pada : SELASA, 15 MEI 2012
DANIEL C. SAPUTRA

ARLOJI DAN SERBUK KAYU

Sobat… Ada seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu…
Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri, si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu…
Teman-teman karyawan yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan.

Tibalah saat makan siang… Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut…
Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut… Ia menjongkok dan mencari…
Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Kini cuman dia seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.

‘Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini?’ Tanya si tukang kayu.
‘Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi ‘to-tak, tok-tak’. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada.’ Anak itu menjawab.


Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit dilakukan selama hidup…
Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam ‘kegaduhan’



Jumat, 11 Mei 2012

KISAH INSPIRASI : MERUSAK KESUKSESAN


INSPIRASI KUMBAYA
Disampaikan pada : SENIN, 14 MEI 2012
DANIEL C. SAPUTRA

MERUSAK KESUKSESAN

Sobat… Setiap orang pasti menginginkan keberhasilan dan kesuksesan dalam hidupnya…
Tidak jarang… banyak dari mereka yang melakukan segala daya upaya… dengan segenap kekuatan untuk memperolehnya…

Sobat… Kesuksesan dan keberhasilan tidaklah menjamin segala sesuatu di dalam kehidupan…
Bagaimana kita memandang dan bagaimana kita menempatkan diri kita terhadap kesuksesan tersebut yang akan membuat hidup kita dipenuhi damai sejahtera.

Sobat… Banyak orang, setelah dia mencapai keberhasilan… Mencapai kesuksesan, dan dia berada di puncak tertinggi dalam kehidupan, hidupnya malah melorot drastis…
Mulai dari hidup yang berantakan hingga kebangkrutan terjadi…

Apa yang menyebabkan demikian…???
Mari kita belajar dari kehidupan… Mari kita belajar tentang kehidupan…
Sehingga tatkala kita menggapai keberhasilan, kita dapat lebih dapat menata kehidupan kita…

Sobat… beberapa kisah kehidupan akan coba saya bagikan…
Dimana kita dapat belajar di dalamnya…

Sobat… Di puncak kariernya, ada sepuluh selebriti yang memiliki harta melimpah… Dimana uang terus mengalir ke rekening mereka tiada habisnya…
Namun, dalam rentang beberapa puluh tahun, kebangkrutan mulai hinggap di kehidupan mereka. Bahkan ada yang hanya hidup di rumah kontrakan saja, padahal saat jayanya, ia memiliki rumah seharga milyaran rupiah bak istana raja…!!

Berikut 10 selebriti yang bangkrut, seperti dilansir oleh Everyjoe :

1.     Willie Aames :
Adalah aktor dari Amerika Serikat di tahun 1970an. Aames terkenal lewat perannya sebagai "Tommy" di film "Eight is Enough"… Ia juga bermain di beberapa serial TV, dan film di masa itu. Aames menikah dua kali dan memiliki satu anak dari tiap pernikahannya.
Aames mulai merusak kariernya dengan ketergantungan alkohol, dan obat terlarang. Pada tahun 2008, ia mengumumkan kebangkrutannya, dengan hutang sebesar US$ 350.000,- kemudian ia mencoba bunuh diri, namun gagal.
Kisah kebangkrutannya didokumentasikan dalam acara "Broke dan Famous : Willie Aames Documented" tahun 2009.

2.     Kim Basinger :
Semasa jayanya, Kimila Ann Basinger atau yang lebih dikenal dengan nama Kim Basinger, memiliki kekayaan jutaan dollar. Bintang film "The Natural" ini mulai bermasalah ketika ia harus membayar denda US$ 8,1 Juta karena melanggar kontrak dengan menolak bermain di film "Boxing Helena" tahun 1993.
Pada tahun yang sama, Kim membeli seluruh kota Braseltown, Georgia, Amerika Serikat senilai US$ 20 Juta. Meskipun hingga kini, masih eksis bermain film, namun ia telah dinyatakan bangkrut oleh pengadilan, dan harus menjual Braseltown.

3.     Anita Bryant :
Ia adalah penyanyi Amerika Serikat yang menjadi salah satu penyanyi "Top 40" pada tahun 1950 - 1960 dengan lagunya yang terkenal "Paper Roses". Selain itu, ia juga terkenal dengan karier politiknya yang mengkampanyekan anti gay. Tahun 1970, ada penolakan terhadap upaya politik Bryant, dan ini mengakhiri kariernya yang tengah menanjak. Bryant sempat bangkit dengan mendirikan sekolah musik bernama "Anita Bryant's Music Mansion". Pada tahun 1997 dan 2007, ia mengumumkan bangkrut. Kini, Bryant tinggal di Oklahoma dan bekerja di organisasi sosial.

4.     Gary Coleman :
Coleman mulai terkenal lewat aksinya sebagai Arnold Jackson di serial film komedi "Different Stroke" pada tahun 1978 - 1986. Pada tahun 1989, Ia menggugat manajer dan orang tuanya, karena penyalahgunaan dana kepercayaan sebesar US$ 3,8 Juta. Akhirnya, Ia memenangkan gugatan itu, dan memperoleh US$ 1,28 Juta. Tahun 1999, Coleman mengumumkan bangkrut, karena kepengurusan uang yang salah oleh manajemennya.

5.     Corey Haim :
Ia mulai terkenal setelah memerankan tokoh "Sam" dalam film "The Lost Boys". Namun, aktor asal Kanada ini, bukannya menjaga ketenarannya dengan baik, tetapi ia malah menghancurkan kariernya dengan ketergantungan obat-obat terlarang.
Pada masa itu, Haim biasa mengkonsumsi 85 valium sehari. Pada tahun 1996, Haim digugat oleh Lloyd's of London setelah dipecat dari produksi film karena kecanduan obat terlarang. Pada tahun 1997, Haim mengumumkan kebangkrutannya, dengan kondisi tidak memiliki aset properti apapun. Satu satunya aset yang dimiliki hanyalah sebuah mobil BMW tua, dan seluruh kekayaan yang dimilikinya hanya US$ 7.500.
Tahun 2010, Haim meninggal dalam kondisi miskin…!!!

6.     MC Hammer :
Rapper kondang ini pertama kali mengalami kesulitan keuangan tahun 1990 karena gaya hidupnya yang berlebihan. Walaupun didera kesulitan financial, Hammer malah membeli rumah mewah senilai US$ 30 Juta. Pelantun lagu top "U Can't Touch This" ini mengumumkan bangkrut pada tahun 1996, dengan beban hutang US$ 13,7 Juta, sedangkan aset yang dimilikinya hanya US$ 9,6 Juta.

7.     Don Johnson :
Johnson mulai meraih kesuksesan berkat serial TV "Miami Vice" yang populer tahun 1980an.
Namun, kekayaannya mulai meredup sejak kehidupannya selalu dililit hutang karena gaya hidupnya yang berlebihan. City National Bank mengajukan gugatan dan meminta peternakannya di Aspen yang biasa disebut Woody Creek. Peternakan tersebut akan dilelang untuk membayar hutangnya sebesar US$ 930 ribu.

8.     O.J. Simpson :
Adalah pemain football Amerika Serikat yang dijuluki, "The Juice". Namun, sejumlah kejahatan, serta gaya hidupnya yang berlebihan telah menghancurkan karier dan kekayaannya. Pada tanggal 5 Februari 1997, Simpson dituduh beranggung jawab atas kematian temanny : Ronald Goldman, dan diwajibkan membayar US$ 33,5 Juta.

9.     Mike Tyson :
Petinju top dimasanya, yang dijuluki "Si Leher Beton" ini mengumumkan kebangkrutannya pada tahun 2003 dengan hutang US$ 27 Juta. Semasa jayanya, Mike Tyson menghabiskan US$ 400 Ribu sebulan untuk membiayai gaya hidupnya yang mewah. Selain itu, perceraian dengan istrinya, Monica Turner menghabiskan dana US$ 9 Juta.
Disamping itu, petinju yang lahir pada 30 Juni 1969 ini harus membayar pajak kepada pemerintah sebesar US$ 13,3 Juta. Saat ini Mike Tyson hanya hidup di rumah kontrakan sederhana di Arizona Amerika Serikat.

10.  Michael Vick :
Pemain American Football ini, hanya bermain selama 6 tahun sebelum akhirnya dipenjara karena terlibat dalam pertandingan adu anjing ilegal. Vick mengalami penurunan income yang drastis. Ia hanya dibayar US$ 1 untuk pekerjaan yang dilakukannya di penjara.

Sobat… Sunggu ironis tatkala kita membaca data – data tersebut.
Harus kita akui, kita tidak tahu akan misteri kehidupan ini… Mungkin anda pernah mengalami seperti hal – hal tersebut… Kita mengalami kegagalan tatkala kita pernah mengecap manisnya kesuksesan…
Tetap sobat… Marilah kita belajar untuk menghargai kehidupan ini… Menghargai setiap cucuran peluh perjuangan untuk menggapai kesuksesan… Terlebih menghargai setiap anugrah yang telah Tuhan berikan di dalam kehidupan kita…
Janganlah kita jatuh karena kesalahan yang seharusnya tidak kita lakukan…
Janganlah kita tergelincir karena buaian kesuksesan yang kita rasakan…

Selamat Berjuang… Tetap Semangat…
Daniel C. Saputra




KISAH INSPIRASI : MENINGGALKAN LUKA


INSPIRASI KUMBAYA
Disampaikan pada : JUM’AT, 11 MEI 2012
DANIEL C. SAPUTRA

MENINGGALKAN LUKA

Sobat…
Seberapa seringkah kita menyakiti orang lain…???
Seberapa seringkah kita melukai orang – orang yang mungkin dekat dengan kita… orang – orang yang kita kasihi dan yang mengasihi kita…???
Melalui tindakan… Melalui ucapan, baik secara sengaja atau tidak sengaja kita sering menyakiti mereka…

Sobat…
Seberapa seringkah kita meminta maaf kepada mereka…
Seberapa seringkah kita membaharui… memperbaiki… hubungan yang “rusak” itu…??? Sehingga hubungan itu dapat dipulihkan kembali…???

Sebuah kisah untuk perenungan kita…

Sobat… Dikisahkan pernah ada seorang anak lelaki yang berwatak buruk...
Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku sebuah paku di pagar pekarangannya setiap kali anak itu kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain…

Sobat… Hari pertama anak itu memaku 37 batang di pagar...
Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari...
Sobat… Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebuah pakupun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya…
Sobat… Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebuah paku dari pagar setiap kali bila dia berhasil menahan diri atau bersabar...

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar…
Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata: "Anakku, kamu sudah baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula."

Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar…
Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf atau menyesal, lukanya tinggal…
Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.

Sobat…
Marilah, dalam setiap apa yang kita kerjakan… Dalam setiap apa yang kita ucapkan…
Kita dapat semakin bijak, sehingga tidak meninggalkan luka untuk orang – orang yang kita kasihi…

Daniel C. Saputra


Kamis, 10 Mei 2012

KISAH INSPIRASI : 4 OBAT MUJARAB


INSPIRASI KUMBAYA
Disampaikan pada : KAMIS, 10 MEI 2012
DANIEL C. SAPUTRA

EMPAT OBAT MUJARAB

Sobat… Ada seorang anak muda… Ia telah berusaha memberikan dasar yang kokoh bagi keluarganya. Namun ia menemukan kekosongan di dasar sanubarinya… Ia dilanda kecemasan dan kehilangan arah hidup. Semakin hari situasinya semakin parah… Akhirnya, Ia memutuskan untuk pergi ke dokter sebelum menjadi amat terlambat.

Setelah mendengarkan keluhannya, dokter memberikan empat bungkus obat sambil berpesan;
“Besok pagi sebelum jam sembilan pagi engkau harus menuju pantai seorang diri sambil membawa ke empat bungkus obat ini… Jangan membawa buku atau majalah. Juga jangan membawa radio atau tape… Di pantai nanti anda membuka bungkusan obat sesuai dengan waktu yang tercatat pada bungkusannya, yakni pada jam sembilan, jam dua belas, jam tiga dan jam lima. Dengan mengikuti resep yang ada di dalamnya aku yakin penyakitmu akan sembuh...”

Sobat… Orang tersebut berada di antara percaya dan ragu akan resep yang diberikan dokter…
Namun demikian pada hari berikutnya ia pergi juga ke pantai…
Begitu tiba di pesisir pantai di pagi hari, sementara matahari pagi mulai muncul di ufuk timur dan laut biru memantulkan kembali sinarnya yang merah keemasan itu, sambil deru ombak datang silih berganti, hatinya dipenuhi kegembiraan yang amat dalam…

Tepat jam sembilan, ia membuka bungkusan obat yang pertama…
Tapi tak ia dapati obat didalamnya, cuma secarik kertas dengan tulisan: “Dengarlah”. Aneh bin ajaib, orang tersebut patuh pada apa yang diperintahkan. Ia lalu duduk tenang mendengarkan desiran angin pantai serta deburan gelombang yang memecah bibir pantai.
Ia bahkan secara perlahan-lahan mampu mendengarkan setiap detak jantungnya sendiri yang menyatu dengan melodi musik alam di pantai itu…
Telah begitu lama ia tak pernah duduk dan menjadi sungguh tenang seperti hari ini. Ia terlampau sibuk dengan usahanya… Saat ini ia merasa seakan-akan jiwanya dibasuh bersih…

Jam dua belas tepat... Ia membuka bungkusan obat yang kedua. Tentu seperti halnya bungkusan yang pertama, tak ada obat yang didapati kecuali selembar kertas bertulis, “Mengingat”.
Ia beralih dari mendengarkan musik pantai yang indah dan nyaman itu dan perlahan-lahan mengingat setiap jejak langkahnya sendiri sejak kanak-kanak… Ia mengingat masa-masa sekolahnya dulu, mengingat kedua orang tuanya yang senantiasa memancarkan kasih di wajah mereka… Ia juga mengingat semua teman yang ia cintai dan tentu juga mencintainya. Ia merasakan ada segumpal kekuatan dan kehangatan hidup memancar dari dasar batinnya.

Ketika ia membuka bungkusan ketiga saat waktu menunjukan jam tiga tepat, ia menemukan secaraik kertas dengan tulisan: “Menimbang dan menilai motivasi.
Ia memejamkam mata, memusatkan perhatiannya untuk menilai kembali niat pertama ketika ia membangun usahanya… Saat itu yang menjadi inspirasi utama ia membuka usahanya adalah secara gigih bekerja untuk melayani kebutuhan sesamanya… Namun ketika usahanya kini telah memperoleh bentuknya, ia lupa hal ini dan hanya berpikir tentang keuntungan yang bakal diperoleh.
Keuntungan kini menjadi penguasa dirinya, ia telah berubah menjadi manusia yang egoistis, serta lupa memperhatikan nasib orang lain… Ia kini seakan telah mampu melihat akar penyakitnya sendiri, ia menemukan alasan yang senantiasa membuatnya cemas.

Ketika matahari telah hilang dan bentangan laut berubah merah, ia membuka bungkusan obatnya yang terakhir… Di sana tertulis: “Tulislah segala kecemasanmu di bibir pantai.” Ia menuju bibir pantai, lalu menuliskan kata “cemas”. Ombak datang serentak dan menghapus apa yang baru dituliskannya. Bibir pantai seakan disapu bersih, kata “cemas” yang baru ditulisnya hilang ditelan ombak.

Siapakah tokoh utama dalam kisah di atas…??? Mungkin kita, mungkin pula anda...!!!
Pernahkah kita secara tulus mendengarkan bahasa batin kita sendiri…? Atau pernahkah kita mengingat segala yang manis maupun pahit yang terjadi di masa silam namun telah membentuk siapa kita saat ini…? Apa yang menjadi motivasi utama hidup kita hari ini dan besok…? Dan apa kecemasan kita…?

Sobat… Mari kita menuliskan setiap beban dan kecemasan kita dan kita serahkan kepada Dia; Tuhan yang akan memberikan kekuatan kepada kita.

Daniel C. Saputra

Senin, 07 Mei 2012

KISAH INSPIRASI : KELUAR DARI ZONA NYAMAN


INSPIRASI KUMBAYA
Disampaikan pada : SELASA, 08 MEI 2012
DANIEL C. SAPUTRA

KELUAR DARI ZONA NYAMAN

Sobat…
Setelah beberapa waktu yang lalu sebuah kisah dengan judul Berhenti Sejanak saya bagikan, dimana seringkali manusia lupa untuk menikmati kehidupan dan terlebih lagi dimana manusia lupa untuk mensyukuri apa yang telah Tuhan anugrahkan dalam hidupnya…

Sobat…
Namun seringkali kita hanya terpaku tanpa melakukan usaha melanjutkan perjalanan kita, apabila kita sudah mendapatkan sebagian dari yang kita cita – citakan…
Sobat… seringkali kita sudah puas berada dalam zona nyaman kehidupan kita… Padahal, ketika kita melanjutkan usaha kita… kita akan mendapatkan lebih dari yang kita rasakan saat itu…

Sebuah kisah yang dituliskan oleh Joel Osteen untuk perenungan kita…

Sobat…
Ada sebuah tempat pendakian gunung di Swiss Alps yang melayani pengusaha untuk mendorong para karyawan mereka melakukan kegiatan pendakian bersama – sama dalam satu lintasan menuju ke puncak.
Sasaran dari kegiatan tersebut adalah untuk membangun persahabatan dan mengajarkan teamwork…
Meskipun itu merupakan perjalanan yang dapat ditempuh kira – kira delapan jam untuk sampai ke puncak… Namun seorang dengan kemampuan berjalan normal dapat naik sampai ke puncak.

Sobat… setiap pagi para pendaki itu berkumpul di kaki gunung dan mereka saling memberikan semangat untuk melakukan pendakian… Biasanya kelompok – kelompok itu menjadi sangat bersemangat, mereka hampir tidak sabar menunggu untuk segera mendaki lereng – lereng pegunungan… untuk mengambil foto bersama dan untuk merayakan kemenangan mereka.

Sobat… mereka mendaki selama beberapa jam sebelum beristirahat…
Kira – kira setengah perjalanan dari pendakian itu ada sebuah restoran tua namun menarik…
Pada tengah hari… Para pendaki yang lelah itu datang dengan susah payah ke restoran tua itu, melepaskan perlengkapan pendakian mereka dan duduk dekat perapian untuk meminum kopi atau coklat panas dan makan siang…
Dengan latar belakang pegunungan, para pendaki itu menikmati pemandangan yang hangat… menyenangkan… dan indah…

Sobat, menariknya…
Setelah mereka kenyang dan nyaman…
Kurang dari setengah dari para pendaki tersebut yang memilih untuk melanjutkan pendakian sampai ke puncak…

Sobat…
Itu bukan karena mereka tidak mampu untuk melanjutkan perjalanan mereka… Itu bukan karena pendakian itu terlalu sulit…
Sobat… Keengganan mereka untuk melanjutkan pendakian adalah karena mereka puas dengan dimana mereka berada…
Mereka kehilangan semangat untuk menggapai yang terbaik… Untuk menjelajahi pemandangan – pemandangan baru… Untuk mengalami pemandangan – pemandangan yang belum pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Mereka telah merasakan sedikit keberhasilan, dan mereka berfikir… Ini cukup baik…

Sobat…
Kalau beberapa waktu yang lalu saya mengatakan…
Seringkali kita lupa untuk menikmati hidup dan mensyukuri semua anugrah Tuhan…

Sobat…
Setelah bersyukur, setelah kita mengintrospeksi diri kita… tentunya kita mengetahui dan menyadari, anugrah Tuhan sangatlah luar biasa untuk kita…
Marilah sobat… janganlah kita pendam… janganlah kita berdiam diri, tetapi mari kita pergunakan semua itu untuk melanjutkan perjalanan kita menggapai segala cita – cita kita…

Sobat…
Bukan karena kita tidak mampu untuk melanjutkan perjalanan… bukan karena kita tidak punya ketrampilan untuk melangkah…
Tetapi seringkali kita enggan bergerak dari zona nyaman kita…

Bukankah hidup ini adalah perjuangan yang akan terdapat tantangan di depan kita…???
Janganlah gentar… Tuhan memampukan kita yang taat… yang tidak lupa untuk bersyukur kepadanya setiap saat…
Dia akan memberikan kekuatan kepada kita, untuk menggapai puncak tertinggi dalam hidup kita… dimana kita akan menyaksikan pemandangan – pemandangan yang indah… pengalaman – pengalaman yang sangat berarti ketika kita berjalan bersama Dia…

Tetap Semangat… Selamat Melangkah…

Daniel C. Saputra


Jumat, 04 Mei 2012

KISAH INSPIRASI : AYAM GORENG YANG MENDUNIA


INSPIRASI KUMBAYA
Disampaikan pada : SENIN, 07 MEI 2012
DANIEL C. SAPUTRA

AYAM GORENG YANG MENDUNIA
KISAH PERJALANAN HARLAND SANDERS – KENTUCKY FRIED CHICKEN

Sobat… Hidup adalah perjuangan, dan tidak ada yang mudah di dalam hidup ini…
Mau tidak mau… Suka tidak suka… Kita harus merasakan dan mengalami semua yang ada di dalam hidup kita… Ada suka… Ada duka… Ada tawa… Ada air mata… Ada keberhasilan, tetapi juga ada kegagalan yang harus kita terima…
Meski demikian, kita harus terus melangkah di dalam hidup ini… Kita harus menghadapinya dan tidak ada kata menyerah dan putus asa…!!!

Sobat… di semua aspek kehidupan kita akan menghadapi tantangan – tantangan yang siap menantikan perjuangan kita…
Sekali lagi sobat… Hidup tidaklah mulus… kita akan kecewa apabila memiliki gambaran hidup yang penuh dengan kenyamanan karena tidak ada tantangan… tidak ada masalah… dan tidak ada air mata… KITA HARUS GIGIH… KITA HARUS ULET, memperjuangkan apa yang menjadi cita – cita kita… yaitu KEBERHASILAN… KESUKSESAN…

Saya mengajak kita belajar dari kegigihan seorang yang bernama Harland Sanders…

Harland D. Sanders lahir pada tahun 1890 di sebuah ladang yang berdekatan dengan Hendryville, Indiana. Ayahnya meninggal ketika ia berusia enam tahun. Itu menyebabkan ibunya harus bekerja sebagai tukang jahit baju sedangkan ia juga terpaksa menjaga adik - adiknya yang masih kecil. Pada saat itulah ibunya mengajarkan seni masakan daerah

Sobat… akhirnya Ibunya sudah tidak bisa bekerja lagi, dan Harland muda sudah harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun.
Sobat… Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya dan pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak.
Pada usia 10 tahun, Harland Sanders mendapatkan pekerjaan pertamanya didekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan.
Ketika berumur 12 tahun ibunya kembali menikah dan akhirnya sang ibu meninggal di rumah tempat tinggalnya dekat Henryville, Ind.
Sobat… Sanders yang pada saat itu berusia 12 tahun telah berhenti sekolah. Dia keluar rumah untuk mulai bekerja, Ia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun, pertama sebagai tukang parkir pada usia 15 tahun di New Albany, Ind., dan kemudian pada usia 16 tahun menjadi tentara yang dikirim selama 6 bulan di Kuba. Setelah itu ia menjadi petugas pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum melalui korespondensi, praktik dalam pengadilan, penjual asuransi, operator kapal feri, penjual ban, dan operator bengkel.
Sobat… Akhirnya, Harland Sanders membuka sebuah terminal layanan yang sukses dimana dia menyediakan masakan istimewa kepada para pelanggan - ayam goreng, semeja 6 orang.

Sobat… Nampaknya nasib malang merupakan teman setia Sanders… Pada tahun 1939, bisnisnya terpuruk dan nyaris bangkrut. Tetapi tanpa rasa putus asa, Sanders mendirikan sebuah restoran
dan motel dengan gaya baru. Siapa pun yang ingin mengunakan telepon umum atau hendak ke toilet wanita harus melalui replika kamar motelnya yang terdapat di situ.
Sobat… Iklan ini sukses untuk mengembangkan bisnis motelnya. Ketika pendapatan yang di peroleh agak bagus, satu masalah lain muncul. Ada jalan raya baru yang membuat semua pelanggan lebih suka lewat jalan baru itu sehingah tidak melewati motelnya. Tingkat hunian motel mulai merosot, dan Sanders melelang semua bisnisnya... Namun hasil jualannya hanya cukup untuk membayar hutang yang ada.

Sobat… Meski Harland D. Sanders sudah berusia 66 tahun ketika itu, ia tidak mempunyai apa-apa yang dapat dibanggakan… Dengan hidup di bawah tanggungan dinas sosial, Sanders berencana mencari segmen pasar baru yang sesuai.
Satu – satunya harta paling bernilai yang dimilikinya adalah resep rahasia yang di beri nama "ayam goreng kentucky"… Menjelang tahun 1956, Sanders telah berhasil meyakinkan
belasan restoran guna memasak dan menjual ayam goreng Kentucky; dan memberinya US$ 4 sen sebagai royalti untuk setiap potong ayam goreng yang terjual.
Sobat… Gembira dengan kesuksesan yang di peroleh, Sanders lalu memuati mobil pikap model 1946 miliknya dengan 50 resep ramuan bumbu dan sebuah periuk untuk ditawarkan kepada beberapa orang yang mau membeli waralaba resepnya. Menjelang tahun 1960, sebanyak 400 buah restoran di Amerika dan Kanada telah meyediakan ayam goreng Kentucky.

Sobat… Dalam waktu 4 tahun, jumlah tempat jualan ayam goreng Kentucky telah meningkat menjadi 650 restoran dengan omset penjualan per tahun bernilai US$37 juta. Saat ini
terdapat hampir 10.000 restoran ayam goreng kentucky di seluruh dunia dengan lebih dari 200.000 karyawan dan omset penjualan per tahun lebih dari US$ 8.2 milyar.

Sobat… Setiap kita pasti menginginkan keberhasilan… kesuksesan untuk kita peroleh…
Tetapi hidup adalah misteri… Kita merencanakan kehidupan kita sedemikian matang, tetapi seringkali di tengah perjalanan, kita pasti akan menghadapi masalah… tantangan… bahkan kegagalan…

Saat ini… seberapa banyak kita telah mengalami kegagalan…???
Mungkin kita merasa sudah tidak tahan dengan banyaknya masalah yang menimpa kehidupan kita… Kegagalan yang seringkali kita alami…
Atau seberapa banyak tetesan air mata yang telah kita cucurkan…

Sobat… JANGAN PERNAH MENYERAH…!!!
Keberhasilan… Kesuksesan tidak kita dapatkan dengan cara instant…
Keberhasilan… Kesuksesan membutuhkan jiwa – jiwa yang tangguh untuk mencapainya
Keberhasilan… Kesuksesan membutuhkan pejuang – pejuang kehidupan yang senantisa tekun dan disiplin untuk menggapainya… walaupun ada tantangan… masalah, dan air mata…

Tetap semangat… Tetap berpengharapan… Senantiasa mengucap syukur
Daniel C. Saputra